Kawal Swasembada Pangan, BRMP Jambi Perkuat Penerapan PHT di Muaro Jambi
MUARO JAMBI – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi terus mengawal penerapan teknologi budidaya padi melalui pendampingan Pengelolaan Hama Terpadu (PHT). Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Penanggung Jawab Swasembada Pangan Kabupaten Muaro Jambi, Desy Nofriati, S.P., M.Si., pada Pertemuan Koordinasi Penerapan Pengelolaan Hama Terpadu (PPHT) Padi di Kelompok Tani Jaya Bersama, Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Rabu (8/7). Program bantuan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian ini menyasar lahan seluas 25 hektare dengan melibatkan 25 petani dan dilaksanakan melalui 12 kali pertemuan yang meliputi koordinasi, analisis agroekosistem, hingga field day.
Dalam arahannya, Desy Nofriati menegaskan bahwa penerapan PHT secara konsisten menjadi kunci menekan serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), menjaga keseimbangan ekosistem sawah, serta meningkatkan produktivitas padi secara berkelanjutan. Pada kesempatan yang sama, BRMP Jambi juga mulai memperkenalkan konsep Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) sebagai inovasi budidaya untuk meningkatkan hasil panen, yang pembahasan teknisnya akan dilanjutkan pada pertemuan berikutnya. Kegiatan turut dihadiri Kepala Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jambi Darmawansya, S.P., M.M., dengan narasumber POPT Madya Ngatmi, S.P.
Diskusi mengungkap sejumlah kendala yang masih dihadapi petani, di antaranya keterbatasan sumber air karena lahan masih mengandalkan tadah hujan serta sulitnya memperoleh pupuk bersubsidi. Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Kumpeh Ulu, Suhendro, S.P., menyampaikan bahwa lokasi tersebut telah diusulkan menerima bantuan Irigasi Perpompaan (Irpom) dan telah diverifikasi oleh tim BRMP Jambi. Melalui sinergi antara BRMP Jambi, BPTPH Provinsi Jambi, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, penerapan PHT diharapkan mampu menjaga produktivitas padi sekaligus memperkuat upaya mewujudkan swasembada pangan di Provinsi Jambi. (YS)